Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Sebut Tugu Sang Naualuh Sebagai Bentuk Penghargaan Sejarah.

Sumber Gambar : Arifin

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Sebut Tugu Sang Naualuh Sebagai Bentuk Penghargaan Sejarah.

Kota Pematangsiantar kini memiliki ikon wisata budaya baru berupa Patung Raja Sang naualuh Damanik yang telah rampung dibangun dan diresmikan pada awal tahun ini.

Patung tersebut menjadi simbol penghargaan atas jasa Raja Sang naualuh sebagai tokoh sejarah yang berjasa dalam melawan kolonialisme dan membangun Kota Pematangsiantar.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar menyebutkan bahwa patung tersebut dibangun sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah. Menurut pendapat pribadi Kadis Pariwisata tujuan tugu Raja Sang naualuh dibangun sebagai apresiasi semasa hidup raja tersebut.

“Merupakan salah satu apresiasi atas apa yang dilakukan Raja Sang naualuh selama masa hidupnya” katanya ketika diwawancarai langsung pada Rabu, (11/06/2025)

Ia menyinggung kalimat yang pernah diucapkan oleh Soekarno. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya”.

Menurut Sekretaris Yayasan Sang naualuh Damanik, Edi Juniharto, pembangunan tugu ini juga bertujuan untuk edukasi sejarah generasi muda.
“Monumen tersebut semata-mata dibangun sebagai pembelajaran dan pengingat bagi generasi muda bahwasanya di siantar pernah dipimpin seorang Raja, yaitu Raja Sang naualuh Damanik, ” Ujarnya saat diwawancarai pada Rabu, (11/06/2025)

Pemerintah berencana menjadikan lokasi patung sebagai pusat kegiatan budaya dan pariwisata melalui penyelenggaraan seni, festival, serta promosi digital di berbagai platform seperti Instagram dan TikTok.

Sementara itu, Yayasan Sang naualuh juga telah mulai melakukan promosi melalui media sosial. Mereka bahkan menggelar pertunjukan tarian tor-tor sebagai tanda peresmian patung. Di masa mendatang, yayasan juga berencana menyediakan pemandu wisata (guide) untuk menjelaskan sejarah monumen kepada pengunjung lokal maupun wisatawan asing.

Pihak pemerintah dan yayasan optimistis patung Raja Sang naualuh akan menjadi magnet wisata baru dan membangkitkan sektor ekonomi kreatif lokal.

“Kami ingin tugu ini lebih dulu dikenal oleh warga kota sendiri, lalu baru dikenal nasional bahkan internasional,” tutup Juniharto.

Reporter : Anisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....