Fakultas Ekonomi USI Hentikan Program Pertukaran Antarprodi, Fokus pada Kurikulum “Kampus Berdampak”

Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) resmi menghentikan program pertukaran mata kuliah antarprodi yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari program Kampus Merdeka. Kebijakan ini disampaikan Kepala Program Studi Akuntansi, Djuli Sjafei Purba, SE, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (21/8).

Djuli menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan yang kini mengganti konsep Kampus Merdeka dengan Kampus Berdampak. Dengan demikian, mahasiswa tidak lagi dapat mengambil mata kuliah lintas prodi dalam satu fakultas seperti sebelumnya.

“Dulu, mahasiswa semester lima bisa saling bertukar mata kuliah, misalnya dari Manajemen ke Akuntansi dan sebaliknya. Namun tahun ini, program itu ditiadakan karena kurikulum menekankan Kampus Berdampak,” jelas Djuli.

Sebelumnya, pertukaran mata kuliah antarprodi dilakukan melalui kesepakatan antar kaprodi, dengan pertimbangan kapasitas dan kebutuhan mahasiswa. Meskipun memberikan pengalaman lintas disiplin, sistem ini memiliki kelemahan.

“Kelebihannya, mahasiswa bisa mempelajari mata kuliah lain yang relevan dengan dunia kerja. Namun kekurangannya, mereka bisa tertinggal dalam mata kuliah inti jurusan sendiri. Jadi mahasiswa harus pintar memilih yang benar-benar sinkron,” ujarnya.

Djuli mencontohkan, mahasiswa Akuntansi yang ingin mempelajari aspek hukum dagang bisa mengambil mata kuliah di Fakultas Hukum, sementara mahasiswa hukum yang ingin memperdalam aspek ekonomi bisa mengambil Ekonomi Makro. Namun, jika dilakukan selama satu semester penuh, hal ini justru mengurangi fokus pada jurusan utama. “Kalau hanya satu atau dua mata kuliah tambahan, baik. Tapi jika satu semester penuh, sayang sekali, apalagi setiap mahasiswa tetap wajib memenuhi 21 SKS di prodi masing-masing,” tegasnya.

Dengan kurikulum Kampus Berdampak, Fakultas Ekonomi USI kini fokus pada penguatan mata kuliah inti di masing-masing program studi. Djuli berharap mahasiswa tetap mendapat kesempatan menambah wawasan lintas disiplin, tetapi dengan kebijakan yang lebih terarah agar tidak mengurangi pencapaian akademik di jurusan utama.

Reporter: Welpin & Yessi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....