Tanggapan dosen USI tentang pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin terasa dampaknya dalam dunia pendidikan. Salah seorang dosen Universitas Simalungun (USI), Eva Semaria Girsang membagikan pandangannya mengenai pemanfaatan AI yang dinilai membawa banyak manfaat, baik bagi dosen maupun mahasiswa.

Menurut Eva, AI telah membantu dalam penyusunan bahan ajar dan pengembangan materi pembelajaran.

“AI ini sangat memberi dampak yang positif. Contohnya dalam membuat bahan ajar dan men-develop materi pembelajaran, tentu dapat membantu mahasiswa untuk lebih mengetahui pembelajaran secara luas,” ujarnya (16/9).

Lebih lanjut, ia menilai AI mampu mendukung mahasiswa memperluas wawasan secara mandiri. Kehadiran teknologi ini memberikan akses lebih besar terhadap informasi, sehingga mahasiswa dapat mempelajari materi dengan lebih mendalam.

Eva juga menuturkan bahwa dirinya sudah mulai menggunakan AI sejak dua tahun terakhir, dan pemanfaatannya semakin intensif pada tahun 2025.

“Saya menggunakan AI ini sudah dua tahun, tetapi fokusnya tahun 2025 ini, dan itu juga sangat membantu saya,” ungkapnya.

Meski demikian, Eva mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus disertai dengan etika dan aturan yang tepat. Informasi yang diperoleh dari teknologi ini tidak boleh diterima mentah-mentah, melainkan perlu diverifikasi ulang agar tidak menimbulkan kesalahan.
“Pemanfaatan AI perlu etika dan rule yang tepat, dan seluruh informasi yang didapat harus diverifikasi atau double check lagi. Karena kalau asal ambil informasinya juga tidak baik, ada etika yang harus diikuti,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sejak Oktober 2024 telah menerbitkan Panduan Penggunaan Generative AI (GenAI) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Panduan tersebut memuat prinsip etika, tanggung jawab sivitas akademika, privasi data, transparansi, serta langkah-langkah pencegahan plagiarisme. Kehadiran pedoman resmi ini diharapkan dapat menjadi acuan agar AI dimanfaatkan secara bijaksana, tidak hanya untuk mendukung kreativitas dosen tetapi juga mendorong mahasiswa lebih aktif dan bertanggung jawab dalam proses belajar.

Reporter: Intan purba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....