Fakultas Pertanian Program Studi Kehutanan Sylva Universitas Simalungun (USI) mengirimkan sembilan mahasiswa sebagai delegasi pada Seminar Nasional Mahasiswa Kehutanan Indonesia (SMKI) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 6–10 November 2025.
Dua di antara delegasi tersebut, Nadia Simarmata dan Sura Sidabutar, berbagi pengalaman mereka selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Nadia Simarmata mengungkapkan bahwa tujuan utama keikutsertaan mereka adalah untuk menambah wawasan dan pengalaman mengenai isu-isu kehutanan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan krisis iklim.
“Tujuan saya tentu saja untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mengenai isu atau permasalahan kehutanan di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Nadia.
Selama empat hari kegiatan, para delegasi Sylva USI mengikuti berbagai agenda, mulai dari penyampaian materi hingga diskusi mengenai isu-isu kehutanan dari setiap perwakilan kampus. Nadia menilai pengalaman tersebut sangat berharga dan memberikan banyak ilmu baru.
“Menyenangkan sih, seru,” tuturnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi langkah bagi Sylva USI untuk semakin aktif dan berkembang ke depannya.
“Harapan saya, semoga PCSI USI bisa berperan lebih aktif dalam kegiatan selanjutnya dan mampu memaparkan serta menerapkan hasil yang diperoleh dari acara seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sura Sidabutar mengatakan bahwa kegiatan SMKI menjadi wadah penting bagi mahasiswa kehutanan di seluruh Indonesia untuk saling berbagi ilmu, gagasan, dan inovasi terkait pengelolaan hutan berkelanjutan.
“Saya ingin menambah wawasan melalui kegiatan SMKI ini, dan semoga apa yang saya dapat bisa saya terapkan di kampus,” ujarnya.
Selain USI, kegiatan SMKI 2025 diikuti oleh berbagai universitas dari seluruh Indonesia, antara lain Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Universitas Tadulako, Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) Aceh, Universitas Riau (UNRI), Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), dan Universitas Tanjungpura (UNTAN).
Kegiatan SMKI 2025 menjadi ajang berharga bagi mahasiswa kehutanan Indonesia untuk saling bertukar ilmu dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan berharap bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi Sylva USI dan Indonesia,” ungkap Nadia.
Selain menambah ilmu, keikutsertaan dalam SMKI juga menjadi kesempatan bagi para delegasi Sylva USI untuk memperluas jaringan dan menjalin hubungan dengan mahasiswa kehutanan dari berbagai daerah.
“Perasaan saya sangat bahagia karena saya mendapat banyak ilmu dari kegiatan ini, bisa bertemu teman-teman dari berbagai pulau, dan menambah relasi,” kata Sura.
Nadia turut menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan delegasi yang telah berpartisipasi dalam SMKI 2025.
“Apresiasi buat teman-teman yang ikut SMKI. Saya senang bisa bertemu dan belajar bersama teman-teman dari berbagai forest. Banyak ilmu yang saya dapat dari kegiatan ini,” ujarnya.
Reporter: Pani
