PEMATANGSIANTAR, Samuderausi.com
Prestasi membanggakan diraih oleh Innayah Jauhana Nasution, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) semester VI. Ia berhasil lolos dalam Program Magang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Periode II Tahun 2026 dan ditempatkan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan, tepatnya pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Innayah mengaku mengetahui informasi pendaftaran melalui akun Instagram resmi Kementerian Keuangan setelah menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS). Ia pun mulai mempersiapkan diri sejak pertengahan semester VI.
“Sejak pertengahan semester enam saya sudah mulai mencari informasi. Begitu tahu pendaftaran dibuka lewat Instagram Kemenkeu setelah UAS, saya langsung membuat akun di laman resmi mereka, melengkapi berkas administrasi, dan mengunggahnya ke sistem,” ujarnya.
Menurut Innayah, proses seleksi program ini dilakukan melalui seleksi administrasi tanpa ujian tertulis maupun wawancara. Namun, peserta diwajibkan menyusun proposal magang.
“Seleksinya hanya berkas, tidak ada tes lain. Tantangannya ada pada kewajiban membuat proposal magang yang menceritakan profil pribadi serta visi dan misi kita selama mengikuti program,” jelas Innayah.
Program magang mandiri tersebut berlangsung selama 30 hari kerja dan dimulai pada 17 Juni 2026. Innayah berangkat secara mandiri tanpa seremonial dari kampus dan memilih tinggal bersama orang tuanya selama menjalani program magang.
Terkait fasilitas yang diterima, Innayah menjelaskan bahwa peserta tidak memperoleh gaji maupun uang saku karena program tersebut berstatus magang mandiri.
“Program ini tidak memberikan gaji atau uang saku karena statusnya magang mandiri. Walau begitu, bagi saya pengalaman belajar langsung di lingkungan Kementerian Keuangan jauh lebih berharga,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Innayah memberikan motivasi kepada mahasiswa lain agar lebih aktif mencari peluang dan memperluas relasi.
“Saya menyarankan teman-teman mahasiswa untuk lebih aktif mencari informasi dan memperbanyak relasi. Semakin banyak informasi yang kita punya, semakin besar peluang mendapatkan pengalaman bermanfaat untuk masa depan,” pungkasnya.
Reporter: Mika
