Serunya Pengalaman Para Peserta di Lomba Lex Fest Festival

Serunya Pengalaman Para Peserta di Lomba Lex Fest Festival

Festival Lex Fest yang diadakan oleh mahasiswa Fakultas Hukum di pelataran Auditorium Radjamin Purba, Universitas Simalungun pada 18-19 Juli 2025 sukses mencuri perhatian para pelajar dari berbagai sekolah di Pematangsiantar.

Acara yang menampilkan beragam lomba kesenian dan bakat ini menjadi ajang mengekspresikan diri sekaligus mempererat semangat budaya dan kreativitas di kalangan generasi muda. Beberapa peserta pun membagikan keseruan dan kesan mereka saat mengikuti ajang tahunan tersebut.

Salah satunya Rahel Situmorang, siswi dari SMA Negeri 2 Pematang Siantar, hadir mewakili Sanggar Budaya Simalungun dalam lomba seni di Lex Fest. Tim Rahel memutuskan mengikuti lomba ini tidak hanya demi juara, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman yang berharga.

“Kami ikut lomba ini bukan semata karena ingin juara, tapi lebih untuk mencari pengalaman dan ingin tampil di berbagai event. Kami ingin mengembangkan bakat dan memperkenalkan budaya Simalungun ke masyarakat luas,” ungkapnya (19/07/25).

Selain itu, ada juga Grecia dan Nessa dari bidang modeling, dua siswi dari SMP Swasta Bintang Timur yang ikut ambil bagian dalam Lex Fest.

“Saya suka dunia modeling dan ingin terus melatih kemampuan saya. Saat tampil, saya senang bisa menunjukkan bakat saya di depan dewan juri dan penonton,” kata Grecia.

Sementara itu, Nessa Batubara merasa sangat antusias sejak awal datang ke lokasi lomba. Ia mengaku ingin mengasah kepercayaan diri dan menguji kemampuan yang dimilikinya.

“Saya senang sekali bisa ikut. Rasanya tetap gugup walau sudah sering lomba, tapi saya bersyukur karena bisa terus belajar dan berkembang,” tutur nya bangga.

Keduanya sepakat bahwa lomba ini sangat bermanfaat bagi pelajar yang ingin menyalurkan minat dan bakat, sekaligus menjadi ajang pembelajaran yang berharga.

Peserta lainnya, Cerly dari SMK Negeri 1 Pematang Siantar, ikut serta dalam lomba tari modern atau dance. Ia mengaku hanya memiliki waktu dua hari untuk persiapan, namun tetap antusias mengikuti kompetisi.

“Kami memang sering ikut lomba dance. Meskipun pertama-tama tampil pasti deg-degan, tapi karena sudah terbiasa, jadi lebih percaya diri,” kata Cerly dengan penuh riang.

“Capek, tapi senang dan bahagia. Pokoknya seru banget,” pungkasnya.

Harapannya, ajang seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin demi membentuk generasi muda yang kreatif, berani, dan cinta budaya.

Reporter: Dear & Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....