Menjelajahi Sisi Lain Liburan Semester: Belajar, Berorganisasi hingga Membantu Orang Tua

Libur semester sering kali identik dengan bersantai, berlibur, atau sekadar beristirahat di rumah. Namun, bagi sebagian mahasiswa, masa liburan justru menjadi kesempatan emas untuk melakukan kegiatan yang lebih produktif.

Tiga mahasiswa — Getta, Rut, dan Ranchen — membagikan kisah mereka dalam mengisi liburan semester.

Getta memilih membantu orang tuanya berjualan. Ia merasa penting untuk tetap aktif dan tidak menghabiskan waktu hanya dengan bermain ponsel.
“Biar nggak boring nggak main HP terus, juga biar badan ada pergerakan,” tutur getta. 03/08

Getta mengaku mendapatkan pelajaran berharga tentang perjuangan orang tua dalam mencari nafkah.
“Saya jadi lebih tahu betapa susahnya cari duit dan bagaimana perjuangan orang tua saya,” ujarnya. Ia bahkan berharap bisa kembali membantu orang tuanya di liburan berikutnya.

Sementara itu, Rut mengisi liburannya dengan mengikuti kegiatan organisasi kampus. Baginya, waktu libur adalah momen yang terlalu berharga untuk disia-siakan.
“Sangat penting, karena time is money, jadi enggak boleh terbuang sia-sia,” katanya.

Ia berharap liburan berikutnya bisa lebih menyenangkan dan juga memberinya kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Kisah berbeda datang dari Ranchen, yang menghabiskan liburan dengan membantu ayahnya bekerja sebagai tukang. Meskipun pekerjaan fisik membuatnya cukup kewalahan, ia menganggap pengalaman itu sangat berharga.
“Susahnya cari duit kalau kerja pakai otot, bukan otak,” ujarnya.

Menurut Ranchen, melakukan kegiatan produktif saat liburan juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, untuk liburan mendatang, ia ingin mencoba hal yang lebih santai.
“Jalan-jalan,” katanya singkat.

 

Reporter: Yessy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....