Mahasiswa Universitas Simalungun (USI) dari berbagai program studi kini tengah bersiap menghadapi kegiatan magang dan asistensi yang akan dimulai pada 18 Agustus 2025. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi administrasi, akademik, maupun mental.
Rian S. Sinaga, mahasiswa semester 7 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, akan menjalani asistensi di SMA Sidamanik. Sebelumnya, ia telah mengikuti Program Latihan Profesi (PLP) di tingkat SMP. Kini, Rian berharap pengalaman di jenjang SMA dapat menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya sebagai calon pendidik.
“Saya ingin menambah pengetahuan dan pengalaman mengajar yang nyata, terutama dalam menghadapi situasi kelas di SMA,” ungkapnya.
Rian menuturkan bahwa sebelum terjun ke lapangan, mahasiswa harus menyelesaikan sejumlah administrasi seperti pengurusan transkrip nilai dan pembayaran biaya asistensi. Selain mempersiapkan perlengkapan, ia juga memperkuat kesiapan akademik dan mental guna menciptakan metode pembelajaran yang menarik. Meski sempat mengalami kendala dalam proses administrasi, Rian tetap antusias menghadapi tantangan.
Dari Fakultas Ekonomi, Nova, mahasiswa semester 7 Program Studi Manajemen, akan melaksanakan magang di BPJS Ketenagakerjaan. Tempat tersebut ia pilih karena sesuai dengan konsentrasi peminatan pemasaran yang ia tekuni.
“Aku ingin memahami lebih dalam tentang manajemen ketenagakerjaan dan asuransi sosial di Indonesia. Pengalaman magang ini juga bisa menambah nilai di portofolio aku,” jelas Nova.
Nova mempersiapkan diri dengan mempelajari lebih lanjut tentang BPJS serta mengikuti pelatihan dari kampus. Ia berharap magang ini dapat memberikan pengalaman kerja nyata, mengembangkan keterampilan profesional, serta membuka peluang jaringan di dunia kerja. Tantangan yang ia hadapi saat ini adalah menyesuaikan waktu antara persiapan magang dan tugas akademik, serta rasa khawatir akan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru.
Sementara itu, Eka Saputri Damanik, mahasiswa semester 7 dari Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, akan menjalani magang di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Ia menilai instansi tersebut sangat relevan dengan bidang studinya dan menjadi kesempatan emas untuk memahami praktik hukum secara langsung.
“Saya berharap bisa mendapatkan pengalaman yang bermanfaat dan memperluas pengetahuan saya,” ujarnya.
Eka mengaku sempat kesulitan mencari tempat magang karena terbatasnya kuota di beberapa instansi. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap menjalani program ini dengan antusias.
Baik program magang maupun asistensi dipandang sebagai langkah penting dalam mengasah keterampilan mahasiswa serta menyiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Dengan semangat dan harapan besar, mahasiswa USI siap menjalani pembelajaran di luar kelas sebagai bekal untuk masa depan yang lebih cerah.
Reporter: Kevin purba & Intan purba
