Rangkaian kegiatan Fakultas Ekonomi (FE) Art Fest VI dan Bazar Sumpah Pemuda Universitas Simalungun (USI) yang berlangsung sejak 26 Oktober hingga 1 November 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak, khususnya bagi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan ketua panitia pelaksana.
Mengusung tema “Mewujudkan Semangat Sumpah Pemuda Melalui Seni, Persatuan, dan Kreativitas,” kegiatan ini dinilai sukses menjadi ajang promosi kampus sekaligus sarana mempererat kebersamaan mahasiswa.
Ketua BEM Fakultas Ekonomi USI, Fauzan Pasaribu, menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi seluruh panitia.
“Aku turut bangga terhadap totalitas panitia untuk kegiatan dari tanggal 26 Oktober sampai nanti tanggal 1 November,” ujarnya (31/10/2025).
Fauzan juga menyoroti kontribusi dari pihak eksternal yang membuat kegiatan semakin meriah.
“Aku sangat terkesan, karena ada pihak-pihak yang berkontribusi lebih terhadap kegiatan kita, terutama dari pemerintah kota dan sponsor-sponsor lain,” tambahnya.
Menurutnya, acara ini berdampak positif terhadap citra kampus.
“Dampaknya terhadap lingkup universitas sangat positif. Tujuan utama kita untuk mempromosikan kampus, khususnya Fakultas Ekonomi, bisa tercapai,” jelasnya.
Ia pun memberikan apresiasi terhadap karya peserta, terutama penampilan musikalisasi puisi yang dinilainya mengesankan dan layak dihormati.
Sebagai penutup, Fauzan berpesan kepada mahasiswa USI agar lebih aktif dan kreatif dalam berkegiatan.
“Ayolah lebih kreatif lagi dalam membuat kegiatan di kampus,” serunya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang, menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, dan semakin memperkuat branding Fakultas Ekonomi.
Sementara itu, Ketua Panitia Rado Bintang Sidauruk menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata persatuan melalui seni.
“Pesan yang bisa saya ambil, mewujudkan persatuan itu bukan dengan perang atau hal lain, tapi melalui seni. Bagiku, seni adalah cara paling ampuh untuk mempersatukan bangsa, masyarakat, dan pemuda,” ungkapnya (31/10/2025).
Rado juga menekankan pentingnya momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai dasar kegiatan.
“Kami mengaitkan kegiatan ini dengan momen Sumpah Pemuda, lalu mensinkronkannya dengan tema kami: ‘Mewujudkan Semangat Sumpah Pemuda Melalui Seni, Persatuan, dan Kreativitas,’” jelasnya.
Ia menutup dengan harapan besar untuk keberlanjutan acara.
“Sebagai pemuda yang ingin membawa perubahan, saya berharap kegiatan ini ke depan bisa semakin rapi, besar, dan kreatif,” tutupnya, menegaskan komitmen generasi muda untuk terus berkarya dan berkreasi.
Reporter: Anisa & Welpin
