Pematangsiantar, Samuderausi.com
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pematangsiantar menggelar kegiatan Treasury Goes to Campus pada 8 Desember di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun.
Kegiatan ini dihadiri Kepala KPPN Pematangsiantar, Nova Juliana Sianturi, Wakil Dekan II dan III Fakultas Ekonomi, serta para staf KPPN. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Liharman Saragih, SE., MM.
“Terima kasih karena telah meluangkan waktu. Semoga melalui kegiatan ini mahasiswa semakin tercerahkan mengenai treasury, karena istilah ini masih asing dan banyak yang belum memahami,” ujar Liharman (8/12).
Ketua KPPN Pematangsiantar, Nova Juliana Sianturi, turut memberikan sambutan dan menjelaskan pentingnya pemahaman APBN dan keuangan negara.
“Hari ini kita akan bahas APBN, kita pelajari bagaimana cara mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nova (8/12).
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi “Mengenal Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan KPPN Pematangsiantar Melawan Korupsi” oleh Nova Juliana Sianturi. Dalam paparannya, Nova menegaskan bahwa generasi muda harus membangun integritas sejak dini.
“Materi kali ini yang saya akan paparkan mengenai korupsi. Apa sih itu korupsi? Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Kita sebagai mahasiswa harus bisa menghindari tindak korupsi karena bisa merusak masa depan,” ujarnya.
Materi kedua disampaikan oleh Kepala Seksi Verifikasi & Akuntansi, Surya Hadi Purnama, dengan topik “Pokok-pokok Kebijakan Fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)”. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata, foto bersama, serta kuis. Melalui acara ini, diharapkan pemahaman mahasiswa mengenai APBN dan keuangan negara semakin meningkat, serta mendorong terbentuknya generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Reporter: Anisa & Mai
