Wisuda Gelombang II USI Tak Kunjung Digelar, Mahasiswa Pertanyakan Kepastian Jadwal

Gideon Surbakti, mahasiswa Fakultas Teknik, saat ditemui kru Samudera terkait belum adanya kepastian jadwal Wisuda Gelombang II USI.

Pematangsiantar, Samuderausi.com

Hingga pertengahan Desember, pelaksanaan Wisuda Gelombang II Universitas Simalungun (USI) belum juga memiliki kepastian. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan administrasi.

Mahasiswa Fakultas Teknik USI, Gideon Surbakti, mengaku hingga saat ini belum menerima informasi resmi terkait jadwal wisuda dari pihak universitas.

“Belum ada informasi resmi. Sepanjang yang saya tahu, teman-teman juga sudah menanyakan ke pihak fakultas dan masih diminta menunggu,” ujarnya saat di temui kru Samudera (19/12).

Gideon menyayangkan ketidakpastian tersebut karena tidak sejalan dengan kalender akademik yang telah ditetapkan. Dalam kalender akademik USI, Wisuda Gelombang II dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember.

“Secara kalender akademik, wisuda gelombang II seharusnya tanggal 6 Desember. Saya sempat berpikir paling lambat seminggu setelah itu, tapi sampai sekarang belum ada juga. Ini terlihat tidak profesional,” katanya.

Ia menambahkan, keterlambatan wisuda berpotensi mengganggu rencana mahasiswa, terutama bagi mereka yang hendak bekerja atau merantau ke luar daerah.

“Untuk yang mau kerja atau merantau pasti terganggu. Secara pribadi saya memang tidak terlalu terdampak, tapi secara umum ini menimbulkan pertanyaan besar. Wisuda kan program tahunan, dua kali dalam setahun, seharusnya sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya,” jelas Gideon.

Dari sisi administrasi, Gideon menegaskan bahwa mahasiswa telah memenuhi seluruh persyaratan akademik. “Kelengkapan administrasi sudah siap karena sebelum sidang semua sudah dilengkapi. Setelah dinyatakan selesai baru bisa sidang meja hijau,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan mahasiswa Fakultas Pertanian USI, Azlan Hanafi, Program Studi Agribisnis. Ia menyebut tidak pernah menerima informasi resmi terkait jadwal wisuda, melainkan hanya informasi yang berubah-ubah.

“Informasi resmi sama sekali tidak pernah ada. Yang kami terima justru informasi tanggal wisuda yang berubah-ubah, baik dari pihak fakultas maupun rektorat,” ujar Azlan (19/12).

Menurut Azlan, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai kendala yang menyebabkan wisuda belum dilaksanakan karena minimnya transparansi dari pihak kampus.

“Tidak terlihat apa sebenarnya kendalanya karena tidak ada keterbukaan. Jadi kami pun bingung,” katanya.

Meski secara pribadi keterlambatan wisuda tidak terlalu berdampak besar baginya, Azlan menilai orang tua mahasiswa turut merasakan dampak karena telah lama menunggu pelaksanaan wisuda.

“Yang pasti orang tua sudah menunggu momen ini. Mahasiswa juga sudah memenuhi seluruh syarat administrasi dan berhak menuntut kejelasan,” ucapnya.

Para mahasiswa berharap pihak universitas, khususnya pimpinan kampus, dapat memberikan kepastian jadwal dan meningkatkan komunikasi agar keresahan mahasiswa tidak terus berlarut.

Reporter: Elvira Turnip & Mai Purba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....