Kampus Berdampak, Wujud Nyata Kolaborasi Kampus dan Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Universitas Simalungun (USI) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) turut menyukseskan program pemerintah terbaru bertajuk Kampus Berdampak, yang menjadi pengganti dari program Kampus Merdeka. Program ini menitikberatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan mitra eksternal, khususnya lembaga pendidikan di daerah, guna memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Wakil Dekan I FKIP USI, Dian Perayanti Sinaga, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa meskipun secara konsep mirip dengan Kampus Merdeka, program Kampus Berdampak memiliki penekanan lebih besar pada kerja sama dengan lembaga pengabdian masyarakat.

“Program ini tetap memiliki semangat yang sama, hanya saja pelaksanaannya kini lebih fokus pada kolaborasi antara kampus dan para stakeholder mitra,” ujarnya (27/10).

Dian menambahkan, pelaksanaan Kampus Berdampak di FKIP diarahkan pada kegiatan pengabdian di sekolah-sekolah, sejalan dengan karakter fakultas yang bergerak di bidang pendidikan dan keguruan.

“Mahasiswa semester tujuh bersama dosen turun langsung ke sekolah-sekolah untuk membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran, termasuk penerapan teknologi pendidikan,” jelasnya.

Program ini juga menargetkan sekolah-sekolah di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil). Harapannya, mahasiswa dapat membantu guru-guru dalam penyediaan media pembelajaran digital serta meningkatkan kemampuan literasi teknologi.

“Kampus Berdampak ini sangat baik, karena mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan etika profesi dan strategi mengajar langsung di lapangan,” tambah Dian.

Meski membawa banyak manfaat, Dian tidak menampik adanya tantangan dalam penerapannya. Adaptasi terhadap mekanisme program dan keterbatasan sumber daya di beberapa daerah menjadi kendala tersendiri. Namun, pihak kampus terus melakukan pelatihan serta pendampingan bagi dosen dan mahasiswa agar implementasi program berjalan efektif.

Melalui Kampus Berdampak, Universitas Simalungun berharap dapat memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah mitra.

“Kami berharap dosen dan mahasiswa mampu memberikan pengaruh positif serta membantu sekolah-sekolah berkembang, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan pendidikan,” tutupnya.

Reporter: Yessi & Dear

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Tim Samudera, agar segera meliput!
Halo sobat Samudera....