UKM Pers dan Sastra Samudera Universitas Simalungun (USI) menggelar Lomba Sastra di Aula Fakultas Ekonomi pada Jumat (14/11). Kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat ini dihadiri Pembina UKM, Ketua Panitia, Pemimpin Umum Samudera, alumni, kru aktif, serta para peserta lomba dari berbagai sekolah.
Acara dimulai pukul 09.10 WIB dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa pembuka. Suasana acara tampak tertib dan penuh antusiasme sejak awal kegiatan dimulai.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Welpin Silalahi. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa sastra bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi sarana refleksi, ruang empati, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengasah kreativitas.
“Melalui perlombaan ini, kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menanam benih-benih kecintaan terhadap bahasa dan budaya. Juara sejati adalah mereka yang berani mencoba, berani berkarya, dan jujur dalam berekspresi,” ujar Welpin.
Ia juga mengapresiasi peserta yang telah berani tampil dan berharap kegiatan ini dapat memotivasi mereka untuk terus menghasilkan karya sastra.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pemimpin Umum UKM Pers dan Sastra Samudera, Hana. Ia mengucapkan selamat datang kepada peserta, juri, panitia, dan tamu undangan yang telah hadir serta mendukung jalannya kegiatan.
“Lomba ini bukan hanya tempat untuk berkompetisi, tetapi ruang untuk mengekspresikan diri, menunjukkan kreativitas, dan membuktikan bahwa tulisan punya kekuatan besar untuk menyampaikan pesan dan perasaan,” ucapnya.
Hana menegaskan bahwa setiap peserta membawa sudut pandang dan cerita yang berbeda, dan dari perbedaan itulah muncul karya-karya sastra yang bermakna.
“Nikmati proses lomba ini. Percaya diri, keluarkan karya terbaik kalian, dan jadikan pengalaman ini sebagai langkah awal dalam menulis,” tambahnya.
Pembina UKM Pers dan Sastra, Jalatua Hasugian, turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan peserta yang tetap bersemangat mengikuti perlombaan.
“Tidak menjadi pemenang bukan berarti gagal. Itu hanyalah kemenangan yang tertunda. Semangat dan antusiasme kalian adalah bukti bahwa kegiatan ini membawa manfaat besar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa rangkaian kegiatan UKM akan berlanjut dengan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar pada hari berikutnya.
Usai sambutan, rangkaian lomba dimulai dengan kategori pembacaan puisi, dilanjutkan kategori pidato. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Setiap penampilan mendapat apresiasi dari peserta lain dan kru Samudera.
Menjelang sore, Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada juri, serta sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia.
Reporter: Dear Sinaga
