Pematangsiantar
Samuderausi.com
Pemilu BEM Fakultas Ekonomi 2026 merupakan agenda tahunan untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM sebagai pimpinan organisasi mahasiswa di tingkat fakultas.
Fauzan Alhiman Pasaribu , mahasiswa manajemen semester 8 selaku ketua BEM Fakultas Ekonomi Periode 2025 – 2026, menjelaskan persiapan untuk pemilihan ketua BEM berjalan dengan lancar.
“Tahapan-tahapan yang seharusnya mereka tentunya memenuhi administrasi dan yang kedua mereka punya visi dan misi untuk kedepan nya menjadi ketua BEM” Ujar nya
Pemilu BEM diselenggarakan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan mahasiswa dan untuk memastikan keberlanjutan peran BEM sebagai wadah aspirasi serta representansi mahasiswa Fakultas Ekonomi. ” Dengan tetap melibatkan mahasiswa fakultas ekonomi dalam pemilihan dan dihadiri langsung oleh wakil dekan III serta fungsionaris, yang dimana kami tetap menjunjung tinggi transparansi” ujarnya kepada kru samudera
Penyelanggaraan pemilu melibatkan panitia KPUM yang berasal dari mahasiswa Fakultas Ekonomi. ” Semua mahasiswa aktif di falkutas ekonomi bisa mencalonkan sebagai ketua BEM tapi dengan catatan harus memenuhi administrasi dan untuk sekarang sudah ada dua paslon , paslon 01 Rado Bintang Sidauruk akuntansi semester 6 dan Fachriza D Akmal manajemen semester 6 dan Paslon 02 Nizwan Naufal Arifuddin manajemen semester 6 dan Aldi Kurniawan manajemen semester 6 “ujarnya
Sementara itu, Zulfan Fendi mahasiswa manajemen semester 8 selaku ketua panitia pelaksana, menerangkan minimnya para mahasiswa yang ingin beroganisasi ataupun mengambil tingkat yang terpenting dalam organisasi fakultas.
Zulfan memberikan tanggapan bagi nya tantangan utama pemilu tahun ini adalah masih minimnya minat mahasiswa untuk terlibat aktif dalam organisasi. Meski demikian, ia berharap pemilu dapat berjalan kondusif, transparan, dan benar-benar mencerminkan demokrasi kampus.
” pemilu dimulai dari 23 – 28 februari 2026 , sementara untuk pelantikan pengurusan dilakukan pada tanggal 04 maret 2026”
Seluruh rangkaian kegiatan pemilu dilaksanakan di lingkungan Fakultas Ekonomi dengan pengawasan langsung dari panitia KPUM dan BEM.
“Sanksi yang diberikan kepada kandidat baru yang melanggar aturan dengan mengeliminasi, dan tentu calon yang akan menjadi ketua BEM harus yang berintegritas dan juga yang bermarwah, beragama seperti aturan yang ada di ADRT di BEM Fakultas Ekonomi” ujar nya kepada kru samudera
Adapun harapan dari Ketua BEM dan di tutup oleh Ketua Panitia.
”Semoga kepemimpinan BEM selanjut dapat terus menjunjung tinggi kebenaran, menjadi wadah atau lidah mahasiswa yang dimana sebagai penyampai aspirasi mahasiswa” Ujar Fauzan.
Reporter: Putri ,Aurel
